Home » Pariwisata » Yuk Perluas Wawasan Soal Kopi di The Indonesia Coffee Expo 2018

Yuk Perluas Wawasan Soal Kopi di The Indonesia Coffee Expo 2018

Suasana pameran The Indonesian Coffee di Blok Square yang masih bisa disaksikan hingga hari ini.(TP/Ist)

Tag Pariwisata Jakarta- Koperasi Komunitas Kopi Indonesia menggelar ‘Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018’, yang berlangsung di Blok M Square Jakarta Selatan, selama tiga hari hingga hari ini mulai Jumat hingga Minggu (2-4 Februari 2018).

The Indonesia Coffee Expo 2018 bermaksud menambah cakrawala tentang perkopian dan mengetahui potensi bisnisnya.

Kegiatan ini mengambil tema ‘Saatnya Kerja untuk Kopi Indonesia’. “Tema ini merupakan tantangan bagi semua pihak, terutama komunitas kopi Indonesia, bagaimana kopi nusantara unggul di pasar global dan memenangkan persaingan dengan negara lain, ” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Sesungguhnya kopi Indonesia merupakan salah satu komoditas potensial yang mendunia, namun secara prestasi dunia masih menduduki nomor 4 setelah Brazil, Columbia, dan Vietnam. “Komoditas kopi harus dijadian sebagai produk kreatif dan digabungkan dengan pariwisata yang sama-sama produk kreatif. Bangsa ini hanya bisa memenangkan persaingan di ekonomi kreatif.‎ Kita relatif mudah memenangkan persaingan di pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Kemenpar menempatkan kopi bagian dari kuliner nusantara dan menjadikan sebagai minuman nusantara. “Untuk memenangkan persaingan kuliner dengan negara lain, perlu dilakukan tiga hal pertama; menetapkan top five makanan nusantara yaitu soto, rendang, nasi goreng, sate, dan gado-gado. ‘Rendang jadi nomor satu. Rendang tak terkalahkan, asli Indonesia. Tapi untuk makanan saya sarankan kepada Bekraf, putuskan soto jadi makanan nasional,” kata Arief Yahya.

Kedua adalah menetapkan minuman nusantara. Kemenpar sepakat menjadikan kopi sebagai minuman nasional dengan alasan setiap daerah di Indonesia memiliki jenis kopi masing-masing yang top. Setiap mengikuti pameran di luar negeri, Kemenpar melalui pelaku usaha selalu menghadirkan kopi-kopi berkualitas dari berbagai daerah di Indonesia,” sedangkan upaya ketiga adalah menetapkan destinasi kuliner di Indonesia yaitu; Bali, Bandung, Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang).

Potensi bisnis kopi Indonesia sangat besar dan bila didetailkan ada 15 nomenklatur bisnis mulai dari penanaman, pengelolaan paska panen, penjualan kopi, pengelolaan kedai kopi, desain dan perlengkapan kedai kopi, merchandise, oleh-oleh khas daerah, lukisan, pengharum ruangan, hingga bahan campuran pembuatan pakaian.

Penyelenggaraan acara ‘Kopiunited: The Indonesia Coffee Expo 2018’ merupakan hasil kerjasama antara Koperasi Komunitas Kopi Indonesia sebagai penyelenggara utama, bermitra dengan Blok M Square Jakarta sebagai venue offline yang akan merintis menjadi Mall Kopi Indonesia, dan Tokopedia sebagai venue online para petani dan pengusaha kopi Indonesia. ***

Tag Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Promosikan Wisata Belitung, Festival Tanjung Kelayang 2018 Resmi Dibuka

Tag  Pariwisata, Belitung- Masyarakat Belitung mulai hari ini hingga 19 November mendatang siap menyambut kunjungan ...