Home » Gaya Hidup » Syut dan Edit Video Hanya dengan Smartphone, Begini Caranya

Syut dan Edit Video Hanya dengan Smartphone, Begini Caranya

Pelatihan membuat video singkat, menarik dan praktis dengan smartphone dibawakan dalam suasana akrab dan segar oleh Teguh Sudarisman, travel writer, fotografer, penulis Travel Writer Diaries 1.0 di Jakarta. (TP/Ist)

Tag Pariwisata, Jakarta- Tahukah Anda, kelak tahun 2020,  80% media favorit yang akan dilihat sebagian besar orang adalah video. Dianggap lebih menarik, video mampu menampilkan aktivitas dinamis dengan adanya pergantian frame yang cenderung tidak membosankan. Coba cek pengunjung beberapa video yang happening, angkanya tembus hingga ratusan juta view. Ini menunjukkan minat masyarakat menyerap informasi lewat video amat besar.

Sementara itu di sisi lain, bisnis online shop yang kini bergeliat memerlukan media promosi yang menarik konsumen. Apalagi untuk promosi berupa tutorial, akan menarik bila disajikan dalam bentuk video. Oleh karena itu sebagian perusahaan serius memperhatikan media ini untuk kegiatan promosinya. Bahkan sebuah data menyebutkan tahun 2016 sebanyak 84% perusahaan membuat video untuk tujuan komersial melalui out source dengan biaya yang tidak kecil, bisa mulai   U$ 1000. Tentu biaya itu tidak mungkin ter –cover bagi pengusaha kecil dan menengah.

Teguh Sudarisman, travel writer, fotografer, penulis Travel Writer Diaries 1.0 yang kini aktif membuat workshop Short Travel Video with Smartphone, mengemukakan bahwa semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk menghasilkan video yang bisa disaksikan bahkan hingga jutaan view. “Tidak memerlukan alat yang mahal, bahkan hanya dengan satu  smartphone, video yang berkualitas dan menarik dapat dihasilkan,” ungkapnya saat memberikan workshop video  di salah satu hotel di  Jakarta Timur.

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, yang terpenting   membuat video gambar harus tajam, suara harus bagus, jangan goyang. Pakai musik latar untuk meng-cover suara. Baiknya musik sudah di masukkan dalam folder per katagori di smartphone. Sehingga bila dibutuhkan latar musik sesuai suasana  video saat mengedit, sudah siap. Selain itu video hendaknya dibuat tidak terlalu pendek atau terlalu panjang, cukup 2-3 menit. Dan isinya berupa informasi bisa pengetahuan, berita  dan hiburan, di luar itu tidak perlu. Teguh menyarankan kombinasi informasi dan hiburan akan sangat menarik. Dia mencontohkan video lucu yang menarik bisa memiliki hingga 300 an juta view.

Untuk membuat  video menarik, perlu juga dipahami prilaku penonton. Umumnya penonton bisa mengambil kesimpulan mengenai video dalam waktu 8,25 detik. Setelah itu  langsung bisa diputuskan  akan terus menyaksikan atau melewati video yang sedang dilihatnya, lalu mengganti dengan video lain. Imajinasi penonton biasanya sudah mulai berpindah dalam waktu sesingkat itu. Itulah pentingnya membuat video menarik yang terus ditonton hingga akhir tayangan.

Beberapa alat pendukung pembuatan video dengan smartphone harganya terjangkau. (TP/Ist)

Kalau dulu orang bikin film, ada penulis cerita, ada penata musik, kini semua satu kesatuan bisa hanya melalui satu alat smartphone. Pendukung alat antara lain tripod, bisa monopod, tongsis, steady cam; holder tripod, remote control (tomsis) ; microphone tambahan; head phone dan voice recorder. Kalau membuat video pakai  laptop lama. Untuk beberapa event penting yang memerlukan kecepatan waktu tayang, pakai smartphone syut dan  edit jauh lebih cepat. Apalagi dengan kualitas video yang dihasilkan  juga bagus,  bisa kualitas HD.

Handphone yang digunakan juga tidak perlu terlalu mahal misalnya harga di bawah Rp. 2 juta dengan memory 16 GB sudah cukup. Tripod juga tidak mahal sekitar Rp. 300 ribuan, begitu juga peralatan lain seperti micro phone tambahan, voice recorder  harganya mulai Rp. 100 ribuan tersedia.

Nah  untuk edit video beberapa aplikasi berbayar maupun gratis bisa dipakai. Tinggal download dan manfaatkan aplikasi tersebut untuk menggabungkan syut yang sudah diambil untuk menyajikan video utuh yang menarik. Beberapa aplikasi sperti Filmora Go, Power Director, Viva Movie, KIneMaster bisa dimanfaatkan untuk handphone berbasis android. Sedangkan yang berbasis ios aplikasi iMovie dan Splice bisa digunakan.

Lebih lengkapnya praktek membuat video dengan aplikasi tadi bisa dicoba sendiri, tapi pasti perlu waktu untuk sampai mahir, bisa jadi sebelum mahir Anda sudah bosan. Lebih praktis sebenarnya dengan mengikuti pelatihan Short Travel Video with Smartphone seperti ini. ***

 

 

 

 

Tag Facebook
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

AirAsia Travel Fair Digelar Hingga 12 Pebruari

Tag Pariwisata, Jakarta_  AirAsia Travel Fair (AATF) kembali digelar sejak kemarin 9 Februari hingga 12 ...

Share