Home » Pariwisata » Puncak Tebing Puruk Sandukui Akhirnya Ditaklukkan Tim Mapala UI

Puncak Tebing Puruk Sandukui Akhirnya Ditaklukkan Tim Mapala UI

Tebing Puruk Sandukui di Kalimantan yang menantang para pemanjat tebing. (TP/Ist)

Tag Pariwiaata Depok –Setelah melakukan pemanjatan selama 9 hari, akhirnya Tim ekspedisi panjat tebing Mapala UI berhasil mencapai puncak tebing Puruk Sandukui, Kalimantan Tengah pada Rabu (30/8/2017).

Ekspedisi ini dimulai dengan keberangkatan tim pada 12 Agustus 2017, menuju Desa Hatung di mana tebing Puruk Sandukui berada.

Pada tanggal 19 Agustus 2017, tim pemanjatan sudah berada di dekat area tebing dan tanggal 20 Agustus 2017, tim sudah menyentuh tebing Puruk Sandukui dan mulai scouting jalur pemanjatan.

Pemanjatan tebing dimulai pada tanggal 21 Agustus 2017 pukul 11.00 WITA. Pada hari pertama pemanjatan tersebut, tim berhasil mencapai ketinggian 30 meter. Masih dengan kendala yang sama, tim dipertemukan dengan cuaca hujan sejak pagi harinya.

Pada tanggal 25 Agustus 2017, tim pemanjatan sudah mencapai teras terakhir tebing Puruk Sandukui. Posisi tim pada saat itu berada pada 25 meter dari puncak terbawah tebing. Dan pada hari Rabu, 30 Agustus 2017, tim berhasil mencapai main top tebing Puruk Sandukui dan mengibarkan bendera merah putih di atas salah satu puncakan negeri kita yang belum pernah dijamah manusia.

Dengan waktu bersih latihan pemanjatan, dokumentasi dan perencanaan yang kurang lebih 4 bulan, Ketua Umum Mapala UI, Yohanes Poda Sintong (M-954-UI) menjelaskan, “Kegiatan ekspedisi ini difokuskan untuk anggota Mapala UI yang baru saja dilantik tahun ini agar menambah ilmu manajemen perjalanan dan mendapat pengalaman baru. Mengabdikan diri kepada masyarakat, sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi,”kata Yohanes.

Dengan suksesnya tim pemanjatan mencapai puncak tebing belum mengakhiri Ekspedisi Tebing Puruk Sandukui Mapala UI, ekspedisi ini akan berakhir setelah ada hasil yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

Yohanes juga mengaku  senang bisa ambil peran dalam upaya eksplorasi bumi Kalimantan yang indah.

Terletak di Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Tebing Puruk Sandukui memiliki ketinggian sekitar 400 meter. Sebelumnya, Tebing Puruk Sandukui pernah dipanjat oleh organisasi Mapala Comodo Fakultas Ekonomi Universitas Palangkaraya, sampai ketinggian 100 meter.

Ekspedisi panjat tebing ini memiliki tujuan untuk menjadi tim pemanjat pertama yang berhasil mencapai puncak Tebing Puruk Sandukui. Tebing yang bentuknya seperti jari telunjuk ini terletak di Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan termasuk dalam kawasan Heart of Borneo yang dilindungi oleh WWF Indonesia.

Selain tim pemanjat, dalam ekspedisi Tebing Puruk Sandukui juga terdapat Tim Eksplorasi Budaya. Tim tersebut menggali potensi kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Suku Dayak Ot Danum yang bermukim di Desa Tumbang Hatung dan Tumbang Napoi.

Ot Danum adalah salah satu suku Dayak yang berada di sekitar Puruk Sandukui. Tim Eksplorasi akan mengumpulkan informasi mengenai ptato Dayak, kerajinan tangan dan pengobatan tradisional Ot Danum, kemudian akan menyusun sebuah karya tulisan serta video dari informasi yang telah didapat.***

 

Tag Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Setelah 28 Tahun, Akhirnya Patung GWK Diresmikan

Tag Pariwisata, Bali- Pa Garuda Wisnu Kencana (GWK) diresmikan Presiden Joko Widodo, di Bukit Ungasan, ...