Home » Pariwisata » Presiden Jokowi Bicara Anggaran Pariwisata di Kompas 100 CEO Forum

Presiden Jokowi Bicara Anggaran Pariwisata di Kompas 100 CEO Forum

Tag Pariwisata, Jakarta- Saat berbicara di depan Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Convention Center (24/11) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan anggaran sektor pariwisata bisa dinaikkan 4-5 kali lipat dari anggaran sebelumnya, namun target menjadi 20 juta wisman tahun 2019 dari 9 juta artinya lompat dua kali lipat, harus tercapai.

Di bidang pariwisata, kata Presiden Jokowi, Indonesia memiliki potensi kekuatan atraksi yang besar. Namun faktanya, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara jauh tertinggal. Tahun 2015 yang sudah naik 10,3% saja masih di angka 10,4 juta. Masih kalah dari Malaysia 25 juta dan Thailand 30 juta.

“Ini tidak pernah kita kemas dengan baik, tidak pernah ditarik positioning-nya di mana, tidak pernah jelas diferensiasinya seperti apa, tidak pernah kita mem-brand setiap lokasi-lokasi itu seperti apa,” ungkap Presiden Jokowi seraya menjelaskan mengapa selama ini performance pariwisata jauh dibandingkan negara-negara tetangga.

Di kesempatan Kompas 100 CEO Forum  itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada kementerian terkait untuk segera membenahi hal-hal tersebut. Promosi pun disebutnya juga sedang digalakkan secara besar-besaran.

Selain persoalan pemasaran, presiden juga memahami bahwa kunci utama dari sebuah perjalanan wisata ialah pengalaman  para wisatawan. Untuk itu, hal-hal detail sekecil apapun diminta presiden untuk benar-benar diperhatikan para jajarannya.
“Wisata yang baik mulai dari ketibaan sampai dengan kepulangan. Ini menyangkut semua aspek: aspek konektivitas, mobile internet 3G dan 4G, sampai kebersihan. Selalu saya sampaikan kepada menteri hal-hal seperti ini kita bekerjanya harus detail,” tegas presiden yang sudah menetapkan 5 program prioritas di kabinet kerjanya. Yakni, infrastruktur, pangan, energi, maritim dan pariwisata.

Presiden optimistik, Indonesia mampu meraih sejumlah capaian positif di saat lesunya ekonomi dunia. Dan pariwisata bisa menjadi andalan kekuatan Indonesia di pentas dunia.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Sektor pariwisata memang memperkuat angin optimisme presiden. Suasana dinamis dan gairah industri pariwisata yang sedang dibangun dengan Go Digital oleh Menpar Arief Yahya rupanya ditangkap oleh radar istana. Strategi promosi dengan Branding, Advertising, dan Selling (BAS) yang juga dengan sentuhan digital juga terasa impact nya.

Begitupun strategi media dengan Paid Media, Own Media, Social Media dan Endorser (POSE) yang dikemas dalam Pre, On, Post Event (POP) dengan melihat Destinasi (produk), Originasi (customer), dan Timeline (DOT).

Awareness Brand Wonderful Indonesia, menurut Arief Yahya memang sudah melonjak, dari NA (not available) dan tidak masuk hitungan, sekarang melompat ke ranking 47 dunia, melewati Truly Asianya Malaysia di papan 96 dan Amazing Thailand di nomor 83. Pemeringkat itu adalah Tourist and Travel Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF).

Bukan hanya itu, tahun 2017 nanti, selling platform nya juga sudah digital. Menggunakan ITX (Indonesia Travel Xchange), sebuah digital market place yang mempertemukan antara demand and supplay ke dalam satu platform. “Semacam mall nya industri pariwisata di digital online, yang lengkap dari searching, booking sampai ke payment,” kata Menpar Arief Yahya.

Hanya dengan cara digital, kata Arief Yahya, target 20 juta yang dicanangkan Presiden Jokowi di tahun 2019 itu akan tembus. “Karena more digital more global, more digital more personal, dan more digital more professional,” jelas Mantan Dirut PT Telkom yang sudah lebih dari 30 tahun menggeluti dunia IT itu.***

Tag Facebook
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Solo Great Sale Dibuka, Sebulan Penuh Wisatawan Bisa Belanja dengan Diskon Hingga 80%

SOLO — Kementerian Pariwisata menyambut baik ajang tahunan Solo Great Sale (SGS) tahun 2018 yang ...

Share