Home » Destinasi » Ini Fasilitas Tambahan di Tanjung Lesung yang Akan Manjakan Wisatawan

Ini Fasilitas Tambahan di Tanjung Lesung yang Akan Manjakan Wisatawan

Tarian khas Pandeglang Ngebaksakeun, sebuah kreasi tari tradisi yang mengambil pijakan dari Sikat Trumbu gaya kabupaten Pandeglang. k karya ini bertemakan tari penyambutan saat gala dinner Kamis (21/9) di Tanjung Lesung. (TP/Ist)

Tag Pariwisata, Pandeglang – Pengembangan pariwisata Tanjung Lesung semakin cepat saja ritmenya. Berbagai fasilitas tambahan sebagai penunjang kunjungan  wisatawan akan segera dibangun. Hal tersebut mengemuka pada penandatanganan empat MoU untuk pengembangan destinasi Tanjung Lesung, dalam sebuah gala dinner Kamis (21/9) di Tanjung Lesung.

Empat MoU tersebut meliputi pengadaan lahan untuk homestay dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung oleh PT Banten West Java, pembangunan rumah makan Pangkep khas Makassar oleh PT Aneka TigaTiga Makmur, dan pembangunan fasilitas Spa oleh PT Safitri Sumitro Corpora.

Gelaran itu dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Gala dinner tesebut juga diadakan menjelang dibukanya Festival Tanjung Lesung 2017 yang digelar 22-24 September besok.

“Dengan begini pengembangan Tanjung Lesung akan semakin cepat. Semuanya bersatu pemerintah dan swasta bersama-sama membangun Tanjung Lesung,” ujar Menpar Arief Yahya.

Acara  ini merupakan sarana yang efektif untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas.

Sementara itu Direktur Utama PT Banten West Java (BWJ), Poernomo Siswoprasetijo mengatakan, pembangunan homestay tersebut untuk menjembatani kurangnya fasilitas hotel berbintang di kawasan Tanjung Lesung dan sekitar Banten.

“Kalau mau membangun hotel berbintang empat atau lima, kita perlu waktu selama empat atau lima tahun. Kami mengikuti saran Pak Menteri, homestay adalah solusinya, paling cepat dibangun,” kata Poernomo.

Menurutnya, pembangunan fasilitas yang nyaman itu sangat diperlukan. Apalagi saat ini jumlah wisatawan sudah semakin meningkat. Karena itu infrastruktur dan fasilitas perhotelan harus bisa mengejar ketertinggalan. Untuk itulah, Poernomo akan membangun homestay di desa-desa wisata. Dengan begitu, pemerintah bisa menyiapkan fasilitas all in kepada wisatawan.

“Tujuannya adalah agar tidak terjadi kesenjangan fasilitas. Dengan adanya dukungan, masyarakat setempat semakin bagus kualitasnya dalam hal menerima tamu, dan lebih mudah berinteraksi dengan para pengunjung, sehingga lingkungan di 10 Destinasi Prioritas semakin kondusif,” sambung Poernomo.

Festival Tanjung Lesung yang juga dipromosikan pada kesempatan tersebut akan terdiri dari 5 konten event utama yaitu Rhino X Triathlon, International Paramotor Championship, MTB XC Race, Motor Bike Adventure dan Internasional Bebegig. Semuanya sudah berskala internasional.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan bahwa kegiatan Festival Tanjung Lesung, merupakan media promosi Pantai Tanjung Lesung yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan objek wisata lain yang ada di pandeglang.

“Kita berharap adanya festival ini akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, khusunya ke Pantai Tanjung Lesung, dan umumnya ke objek wisata lain di Pandeglang,” ujar Wahidin.

Pemerintah pusat menetapkan Tanjung Lesung sebagai destinasi pariwisata nasional dan masuk dalam program pengembangan daya tarik pariwisata. Pembangunan Tanjung Lesung menjadi salah satu rencana strategis pemerintah pusat, karena itu telah diprogramkan dibentuk menjadi KEK Pariwisata.

Pembangunan kawasan wisata Tanjung Lesung, dilakukan lintas sektoral, diantaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan serta pemerintah Provinsi Banten.

Lahan KEK yang mencapai 1.500 hektare juga menjadi daya tarik pengunjung, apalagi banyak fasilitas yang disedikan di dalamnya sehingga wisatawan akan betah tinggal. Dalam KEK Tanjung Lesung, kata dia, akan dibangun 26 hotel, resort dan kondominium serta fasilitas lainnya termasuk lapangan golf dan tempat pendidikan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Makin Mudah Saja ke Danau Toba, Batik Air Akan Terbang ke Silangit

Tag Pariwisata, Jakarta- Maskapai Batik Air akan segera terbang ke Bandara Silangit dari Bandara Internasional ...