Home » Pariwisata » Ini Alasan Wisman Tiongkok Meningkat Pesat ke Indonesia

Ini Alasan Wisman Tiongkok Meningkat Pesat ke Indonesia

Beberapa alasan yang membuat Indonesia bisa sukses meningkatkan angka kunjungan wisman terungkap. Terutama wisman Tiongkok bisa tergoda plesiran ke Indonesia. “Faktornya banyak. Salah satunya kebijakan Bebas Visa Kunjungan,” terang I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Rabu (5/10).

Saat ini, sudah ada 169 negara yang sudah masuk ke dalam list Bebas Visa Kunjungan. Dan Tiongkok, Australia serta Jepang yang ada di top 5 penyumbang wisman terbanyak ada dalam list BVK. Sejak Perpres turun, Kemenpar langsung action menyosialisasikan kemana-mana. “Dan kami promosikan juga,” tandas Pitana.

Perubahan strategi pemasaran menjadi digital juga dinilai ampuh mendongkrak kunjungan wisman Tiongkok. Seperti diketahui, di 2016 ini,
Kemenpar menggandeng Baidu dan Ctrip untuk membantu pemasaran pariwisata. Searching engine-nya atau look-nya pakai Baidu.

Sementara book dan pay company-nya pakai Ctrip. Dua kekuatan raksasa itu dirangkul jadi satu. Dua-duanya terbesar di Tiongkok.
Baidu yang biasa disebut Google-nya Tiongkok itu sanggup meng-create banyak program yang ujungnya mempromosikan destinasi wisata Indonesia dari hilir ke hulu. Dari branding, advertising sampai ke selling.

‘Mesin’-nya fokus menggaet wisman yang biasa mengeluarkan belanda per visit yang mencapai USD 1.600. “Go digital menjadi tuntutan dalam merebut pasar global terutama wisman Tiongkok . Gaya hidup wisatawan dalam mencari informasi destinasi, memperbandingkan antar produk, memesan paket wisata, dan berbagi informasi kini telah mereka lakukan secara digital,” papar Pitana.

Faktor lain yang tak kalah okenya adalah keberanian mendorong penerbangan langsung dari kota-kota sumber wisman di Tiongkok ke destinasi unggulan di Indonesia. Sekarang, sudah banyak charter flight dari Tiongkok ke Indonesia. Manado misalnya. Sekarang, Manado seperti tak pernah henti menerima kunjungan wisman asal Tiongkok. Bila semula hanya ada satu penerbangan Silk Air per hari dari Singapura ke Manado, sekarang sudah ada Lion Air, Sriwijaya dan Citilink yang sudah rajin bolak balik Tiongkok-Manado. Hasilnya? Sekarang ada 10 ribu turis dari enam kota di Tiongkok yang bisa langsung terbang ke Manado dalam sebulan. ***

 

Tag Facebook
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Solo Great Sale Dibuka, Sebulan Penuh Wisatawan Bisa Belanja dengan Diskon Hingga 80%

SOLO — Kementerian Pariwisata menyambut baik ajang tahunan Solo Great Sale (SGS) tahun 2018 yang ...

Share