Home » Destinasi » Belajar dari Xi Hu di Tiongkok, Jadikan Danau Toba World Class Level

Belajar dari Xi Hu di Tiongkok, Jadikan Danau Toba World Class Level

HANGZHOU – Belajarlah meski harus sampai ke Danau Xi Hu, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok! Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, dan Bupati Samosir Rapidin Simbolon yang diajak berguru di Negeri Tembok Raksasa itu pun semakin bersemangat untuk menyulap Danau Toba menjadi world class level.

Tahun 2015, danau yang dikenal dengan West Lake atau Xi Hu itu didatangi 120 juta wisatawan domestik, dan 3 juta wisatawan asing. Xi dalam bahasa Mandarin artinya Barat. Hu artinya Danau.

Menpar Arief Yahya pun  mengajak gubernur dan seluruh bupati di Danau Toba untuk merasakan sendiri sensasi wisata danau di Hangzhou itu. Dari 7 bupati, tiga diantaranya ikut terbang ke Shanghai, lalu naik hi-speed train sekitar satu jam ke Hangzhou. Yang lain, diwakilkan. Rombongan diterima Walikota Hangzhou, Zhang Hongming, Sekjen Kota Hangzhou Wang Hong, Deputi Sekjen Hangzhou Yu Yiping, Director Hangzhou Tourism Commission Li Hong, Direktor Hangzhou Tourism Commission Li Hong, Direktor West Lake Scenic Area Managing Committee Liu Ying, dan Deputi Director Hangzhou Foreign Affairs Office Kong Desheng (12/10).

Banyak keistimewaan Danau Toba, yang layak menjadi destinasi kelas dunia. Pulau Samosir 64.000 hektar di tengah-tengah danau sepanjang 100 km x 30 km itu, luasnya juga tidak kalah dengan luasan Negara Singapore di Malaka

Di kesempatan itu Arief Yahya menyampaikan tiga tujuan kepada Walikota Zhang Hongming. Pertama, ingin belajar manajemen West Lake Hangzhou, tempat legenda Ular Putih dan Liang Sanpo-Zhuyingtai, yang di tanah air lebih dikenal dengan dengan sebutan Sampek Engtay itu. Kedua, ingin belajar show Impression West Lake, perpaduan yang apik antara karya budaya local dengan teknologi dan lighting. Ketiga, membangun kerjasama “sister lake” antara manajemen West Lake Hangzhou dan Danau Toba.

Walikota Zhang Hongming pun menceritakan disiplin yang sangat tinggi dalam menjaga dan merawat danau Xi Hu. Baik dalam hal kebersihan, sampai konservasi hutan di sekelilingnya. “Masyarakat juga harus punya komitmen tinggi untuk menjadikan danau itu sebagai milik kita, sehingga harus kita jaga bersama-sama,” ungkap Hongming.
Siapa yang mengelola manajemen danau Xi Hu? “Pemerintah membangun dan menyediakan infrastrukturnya, seperti jalan, jembatan, pedestrian di tepian danau, juga akses di sekeliling danau. Lalu ada manajemen danau (private, red) yang bertugas menjaga danau, membuat regulasi, merawat taman, dan operasional atas kebersihan dan kerapian kawasan Pariwisata itu,” jelas dia. Memang masuk dan berjalan-jalan di danau itu tidak dipungut biaya, alias gratis.

Walikota menjanjikan untuk mengirim tim manajemen untuk bertemu dan membantu Danau Toba dalam membuat danau di 7 kabupaten itu bisa tampil dan menjadi world class. Menpar Arief Yahya lagi-lagi mengucapkan terima kasih atas respons-nya yang sangat hangat dan cepat. “Kami juga mengundang para investor Tiongkok untuk menanamkan modalnya di sector pariwisata. Kami punya 10 top destinasi baru, yang semuanya berpotensi menjadi world class tourism destination.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Makin Mudah Saja ke Danau Toba, Batik Air Akan Terbang ke Silangit

Tag Pariwisata, Jakarta- Maskapai Batik Air akan segera terbang ke Bandara Silangit dari Bandara Internasional ...